4 Program Unggulan Kementerian pemberdayaan Perempuan, Apa Saja?

Jakarta, IDNTimes – Berbeda dengan kementerian lain, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) terbilang tidak terlalu populer. Mungkin banyak yang belum tahu, apa sih tugas Kemen PPPA?  Program

Kementerian PPPA merupakan kementerian yang membidangi isu-isu terkait upaya-upaya mewujudkan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Kemen PPPA bertugas menyelenggarakan urusan pemerintah di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Dalam menjalankan fungsinya, Kemen PPPA memiliki beberapa software program unggulan. Apa saja?

Baca Juga: Risma Raih Penghargaan Pemberdayaan Perempuan oleh Her Occasions Singapura1. Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA)

IDN Occasions/Aldzah Fatimah Aditya

Dikutip dari laman web resmi Kemen PPPA, https://www.kemenpppa.transfer.identification, ada 6 software program unggulan yang rutin dijalankan oleh Kemen PPPA. Salah satu dari software program unggulan tersebut adalah KLA atau Kabupaten/Kota Layak Anak.

Program KLA adalah kabupaten/kota yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak. Program ini bertujuan untuk mewujudkan pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak.

Dalam realisasinya dibutuhkan sinergi lintas bidang pembangunan, lintas kementerian/lembaga, dan lintas daerah. Dibutuhkan juga rencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program, dan kegiatan untuk menjamin terpenuhinya hak dan perlindungan anak.

Program KLA telah dijalankan oleh Kemen PPPA sejak 2006. Pada 2010 software KLA direvitalisasi agar lebih dipercepat capaiannya dan terinternalisasi ke seluruh pelosok Tanah Air. Terhitung pada Juli 2018, dari 514 kabupaten/kota yang ada di Indonesia, 389 kabupaten/kota telah menginisiasi untuk mewujudkan KLA.2. Jelajah 3Ends

Program Jelajah 3Ends merupakan publikasi dan menjangkau masyarakat agar lebih mengerti tentang software program unggulan Kemen PPPA. Program ini bertujuan agar masyarakat dapat mengerti serta menerima fungsi dari application-program unggulan Kemen PPPA.

Acara ini dirancang Program se-tingkat nasional agar menjangkau seluruh masyarakat Indonesia. Penyelenggaraan software ini juga bertujuan agar masyarakat semakin tahu dan sadar tentang hak-hak kaum perempuan dan anak.

Arti dari 3Ends sendiri adalah Finish Violence Towards Girls and Kids (akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak), Finish Human Trafficking (akhiri perdagangan manusia), Finish Limitations To Financial Justice (akhiri kesenjangan ekonomi terhadap perempuan).3. Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM)

PATBM adalah sebuah gerakan kelompok warga yang fokus untuk mencapai tujuan perlindungan anak. PATBM merupakan inisiatif masyarakat sebagai ujung tombak dalam melakukan upaya-upaya perlindungan anak dengan membangun kesadaran masyarakat.

Melalui program ini masyarakat diharapkan memiliki pemahaman, sikap, dan perilaku yang mengedepankan perlindungan anak. Sasaran software program PATBM adalah anak, orang tua, keluarga, dan masyarakat.

Dikutip dari laman net resmi Kemen PPPA, software PATBM pada dasarnya merupakan kegiatan yang dilaksanakan di tingkat desa atau kelurahan. Dalam situasi di perkotaan di mana kepadatan penduduknya tinggi, maka kegiatan ini bisa diturunkan menjadi kegiatan RW bahkan RT.

Dalam situasi pedesaan, di mana penduduk terkelompok dalam dusun-dusun yang saling berjauhan, maka kegiatan ini bisa dilakukan pada tingkat dusun.

Kegiatan PATBM didukung dengan adanya pengembangan jejaring dengan penyedia pelayanan pendukung. Misalnya seperti pusat pelayanan terpadu perlindungan perempuan dan anak (P2TP2A), lembaga kesejahteraan sosial (LKS), atau lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang bergerak dalam perlindungan anak atau penanganan kekerasan.

Selain itu, juga bisa bekerja sama dengan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas), kepolisian sektor (Polsek), lembaga bantuan hukum (LBH), bintara pembina desa (Babinsa), dan institusi sosial yang ada di masyarakat.4. Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA)

IDN Occasions/Aldzah Fatimah Aditya

PUSPA adalah pertemuan koordinasi yang dilakukan Kemen PPPA untuk menyatukan visi dan misi lembaga-lembaga terkait demi kesejahteraan perempuan dan anak di Indonesia. Lembaga-lembaga terkait yang dimaksud adalah pemerintah pusat dan daerah, lembaga masyarakat, media, dan inspirator.

PUSPA bertujuan untuk memperkenalkan software program unggulan Three Ends (3Ends). Selain itu, juga untuk mengumpulkan dukungan dari lembaga masyarakat. Program ini juga bertujuan untuk membangun sinergi antara Kementerian PPPA, lembaga masyarakat, dunia usaha, dan media pada diploma daerah.

Tujuan akhir dari program PUSPA adalah untuk percepatan dan efektivitas mewujudkan kesejahteraan perempuan dan anak Indonesia. Dalam program ini juga akan ada sesi berbagi pengalaman dan gagasan inovatif, berkenaan dengan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Indonesia.

Baca Juga: Ada Isu Anak-anak Papua Diusir dari Surabaya, Risma: Itu Tidak Betul!

Leave a Reply

Your email address will not be published.